TULANG BAWANG – Kabarnegri.id – Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Tulang Bawang, Andreyadi, turun langsung ke lapangan menindaklanjuti laporan awak media terkait proyek pembangunan jalan.
Langkah tersebut sebagai bentuk fungsi kontrol sosial DPC PPWI TUBA terhadap penggunaan anggaran negara.
“Ini menunjukkan DPC PPWI TUBA hadir dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran, baik yang bersumber dari APBD, APBN, maupun ADD, agar tidak disalahgunakan,” ujar Andre, sapaan akrab Andreyadi.
Dari hasil peninjauan di lapangan, pihaknya menemukan kondisi pembangunan jalan di 3 gang yang sangat memprihatinkan. Ditemukan dugaan ketebalan jalan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kegiatan pembangunan jalan 3 gang ini sangat memprihatinkan. Temuan ketebalan pembangunan jalan yang tidak sesuai RAB ini tidak bisa dianggap sepele, ini menyangkut mutu dan potensi kerugian negara,” tegasnya.
Andreyadi juga menyayangkan sikap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulang Bawang yang saat turun ke lokasi hanya sebatas melakukan perapatan jalan aspal, tanpa melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap hasil pekerjaan rekanan.
“Kami menyayangkan pihak Dinas PUPR turun di lokasi hanya batas perapatan jalan aspal, bukan melihat hasil pekerjaan pihak CV. Gagah Perkasa Industri. Tanpa kroscek pembangunan yang layak atau tidak. Kami mengharapkan pihak Dinas PUPR melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan lebih detail lagi,” jelasnya.
Sementara itu, pihaknya menegaskan akan terus mengawal temuan tersebut hingga ada kejelasan pertanggungjawaban dari pihak terkait.
“Langkah rekan-rekan wartawan patut diacungi jempol. DPC PPWI TUBA akan ikut mengawal, karena jalan ini dibangun dari uang rakyat. Kualitasnya harus sesuai dengan yang dibayarkan. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan proyek asal jadi,” pungkas Andreyadi.
Penulis : Za
Editor : Marfana







