TULANG BAWANG, – Kabarnegri.id – 21 Juni 2026 – Masyarakat di lingkungan Dusun Pasir Mukti, Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulang Bawang, diimbau untuk lebih waspada dan berhati‑hati. Pasalnya, seekor ular jenis piton berukuran cukup besar terlihat melintas di area pemukiman, tepatnya di sekitar lingkungan SMP Al‑Muttaqin Pasiranjaya pada malam hari ini.
Penampakan ular tersebut terjadi sekitar pukul 22.44 WIB, Minggu, 21 Juni 2026. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Misbah, warga setempat yang pertama kali melihat sekaligus merekam peristiwa itu, ia menemukan ular tersebut saat sedang melintas di jalan raya yang tidak jauh dari lingkungan sekolah.
“Saya sedang lewat jalan itu sekitar jam 22.44 malam, tiba‑tiba terlihat ada benda besar bergerak perlahan di pinggir jalan. Setelah diperhatikan, ternyata itu ular piton. Panjangnya diperkirakan sekitar 3 meter, dan badannya sebesar betis orang dewasa,” ungkap Misbah kepada warga sekitar.
Untuk memastikan keamanan dan memberikan informasi yang jelas, Misbah kemudian merekam kondisi ular tersebut menggunakan ponselnya. Dalam rekaman terlihat ular itu bergerak lambat di pinggir jalan, diduga sedang mencari tempat persembunyian atau berburu mangsa. Setelah merasa aman, ular itu kemudian masuk ke area semak‑semak di pinggir lingkungan sekolah.
Menyikapi kejadian ini, perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat segera menyampaikan himbauan kepada seluruh warga Dusun Pasir Mukti dan sekitarnya. Masyarakat diminta untuk lebih berhati‑hati, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari, membersihkan pekarangan rumah dari tumpukan barang atau semak lebat yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, serta tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menarik hewan mangsa ular.
Warga juga diingatkan agar tidak mendekati, mengganggu, atau mencoba menangkap ular tersebut sendiri jika ditemukan, mengingat ukurannya yang besar dan berpotensi berbahaya jika merasa terancam. Sebaiknya segera melaporkan ke ketua RT, perangkat desa, atau petugas keamanan lingkungan agar dapat ditangani oleh pihak yang berpengalaman.
Hingga saat ini, keberadaan ular tersebut masih dalam pemantauan warga. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun tetap waspada, demi mencegah hal‑hal yang tidak diinginkan terjadi di lingkungan tempat tinggal.
Penulis: Misbah
Editor: Marfana







