TULANG BAWANG, KABARNEGRI.ID – Warga Blok 2 Jalur 35 Nomor 08, Kampung Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria dalam kondisi sudah membusuk di dalam rumahnya, pada Jumat (14/08/2026) siang. Korban diketahui bernama Aswandi (40), warga setempat yang diketahui hidup sebatang kara.
Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan seorang tetangga, Sukri, yang tinggal tepat di depan rumah korban. Sejak Kamis (13/08/2026) sore, ia telah mencium bau tak sedap yang sangat menyengat dari arah rumah korban. Saat itu, warga yang berniat menonton pertandingan bola sempat mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan yang tergeletak di sekitar lingkungan.
“Saat itu kami mau menonton bola, namun baunya terasa sangat menyengat. Ibu berpesan agar keesokan paginya dicari sumber bau tersebut, dikhawatirkan ada bangkai ayam atau ular di sekitar lingkungan,” ujar Sukri, menceritakan awal mula peristiwa tersebut.
Keesokan harinya, Jumat (14/08/2026) sekira pukul 09.00 WIB, bau busuk itu tercium semakin kuat. Warga pun berusaha memanggil penghuni rumah, namun tidak mendapatkan jawaban sama sekali. Setelah pintu rumah akhirnya dibuka, warga terkejut mendapati korban telah meninggal dunia di dalam rumah dengan kondisi jenazah sudah membusuk.
Warga segera memanggil Rahimin, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, Iswanto, serta Kepala Kampung Bratasena Adiwarna, Subianto. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Dente Teladas, Ipda Nurkholik, S.H., langsung memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota piket untuk segera bergerak menuju lokasi kejadian. Kesigapan pihak kepolisian terlihat nyata, di mana petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengamanan wilayah sejak tiba di lokasi.
Saat awak media tiba di lokasi, terlihat anggota Reskrim Polsek Dente Teladas, Briptu Gede Krisna dan Briptu Jefri Andrian, didampingi Kanit Intel, Bripka Singgih, telah berada di TKP untuk melakukan pengamanan serta pemeriksaan awal guna memastikan tidak ada hal-hal yang mencurigakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga dan kerabat terdekat, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes atau kencing manis. Bahkan, enam hari sebelum jenazahnya ditemukan, korban diketahui masih sempat memeriksakan kesehatannya ke layanan kesehatan terdekat.
Setelah proses pemeriksaan awal di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban langsung dipulangkan ke rumah duka menggunakan mobil ambulans. Pihak kepolisian menegaskan akan terus menelusuri penyebab pasti meninggalnya korban dalam penyelidikan yang sedang berjalan.
Penulis : Jepri
Editor : Marfana







