GARUT – Kabarnegri.id – Sebuah peristiwa yang sangat memilukan sekaligus mengagetkan warga terjadi di Kampung Pengkolan, RT 001/RW 012, Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Warga setempat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi yang menyedihkan. Peristiwa tersebut terungkap pada hari Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WIB siang hari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula ketika seorang pemulung menemukan benda mencurigakan di sebidang lahan kosong. Ia kemudian melaporkan dan memberitahukan keberadaan benda tersebut kepada warga sekitar.
Mendengar kabar tersebut, sejumlah warga segera bergegas menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan pengecekan. Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa apa yang ditemukan tersebut adalah sesosok bayi perempuan yang masih sangat kecil, yang sudah berada dalam kondisi tidak bernyawa.
Kondisi saat ditemukan membuat warga merasa sangat prihatin sekaligus marah. Jasad bayi tersebut tergeletak di atas tumpukan arang yang merupakan sisa atau bekas pembakaran. Pemeriksaan awal warga juga menemukan fakta yang mengerikan, yaitu bagian leher bayi tersebut terlilit kuat oleh sepotong kain.
Melihat kondisi yang tidak wajar dan mengarah pada tindak kekerasan serta pembiayaan yang tidak bertanggung jawab, warga tidak berani menangani sendiri. Mereka segera melaporkan kejadian yang mengerikan ini kepada pihak aparat kepolisian setempat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai prosedur hukum.
Tak lama setelah menerima laporan dari warga, personel kepolisian segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian melakukan pengamatan mendalam dan mengumpulkan segala petunjuk yang ada di lokasi demi kelancaran penyelidikan.
Setelah proses olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan, jasad bayi tersebut kemudian dibawa dan diamankan ke Rumah Sakit Umum dr. Slamet, Garut. Jasad akan menjalani pemeriksaan autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematian yang sebenarnya, serta menjadi langkah awal penting dalam rangka penyelidikan yang sedang dijalankan kepolisian.
Guna mengungkap kasus ini hingga tuntas, pihak kepolisian kini sedang melakukan berbagai upaya penelusuran. Selain memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian atau memiliki informasi terkait, polisi juga menjalin koordinasi yang erat dengan bidan desa serta seluruh perangkat RT dan RW setempat.
Fokus utama penelusuran sementara ini adalah mencari informasi mengenai keberadaan perempuan yang diduga baru saja melahirkan di lingkungan sekitar, namun melahirkan secara sembunyi-sembunyi atau tidak melaporkan kelahirannya.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus digencarkan kepolisian. Identitas bayi yang belum diketahui, serta siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis ini, masih terus diupayakan pengungkapannya demi keadilan bagi sang bayi yang tak berdosa tersebut.
Penulis: Endro
Editor: Marfana







