Jawa Barat – Kabarnegri.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, Jawa Barat, berhasil mengungkap sekaligus menangkap tujuh orang terduga pelaku pembegalan yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah tersebut. Fakta yang terungkap menarik perhatian publik, karena enam dari tujuh tersangka diketahui merupakan warga Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung .
Penangkapan ini sekaligus menjadi penegas terhadap pernyataan yang sebelumnya disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, yang menyatakan bahwa mayoritas pelaku begal yang diamankan aparat di wilayahnya berasal dari Lampung .
Melalui keterangan yang disampaikan Kasat Reskrim atas nama Kapolres Sumedang, dijelaskan bahwa ketujuh orang tersebut diduga terlibat dalam tiga kasus pembegalan berbeda yang terjadi di wilayah hukum Jawa Barat. Akibat serangkaian aksi kejam tersebut, para korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Berikut adalah identitas lengkap ketujuh tersangka yang telah diamankan pihak kepolisian:
1. GG (38), warga Kelurahan Tambangan, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran;
2. EL (45), warga Kelurahan Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran;
3. IM (35), warga Kelurahan Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran;
4. AN (45), warga Desa Paya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran;
5. YA alias YB (29), warga Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran;
6. JS (35), warga Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran;
7. AS (35), warga Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.
Saat ini, seluruh tersangka masih menjalani pemeriksaan secara mendalam dan intensif di Markas Komando Polres Sumedang. Pihak penyidik berupaya memastikan keterlibatan mereka dalam setiap peristiwa yang dilaporkan sekaligus mengembangkan penyelidikan untuk melihat kemungkinan adanya keterlibatan dalam aksi kejahatan lainnya, serta mengungkap struktur jaringan yang lebih luas.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena muncul berdekatan dengan pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi yang sempat memicu perbincangan hangat di masyarakat, di mana ia menyebutkan bahwa jaringan begal yang tertangkap di Jawa Barat mayoritas berasal dari daerah Lampung. Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan berjalan adil dan objektif tanpa memandang asal daerah, guna menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat yang menjadi korban.
Penulis : Marfana
Editor : Supriyanto







