JAKARTA – Kabarnegri.id – Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tercatat mengunjungi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlokasi di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 7 Juli 2026. Kedatangan tersebut dilakukan untuk melaksanakan serangkaian pertemuan penting bersama jajaran pimpinan maupun penyidik di lembaga antirasuah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di ruang tertutup itu berjalan selama kurang lebih dua jam lamanya. Namun, hal yang menarik perhatian dan menjadi sorotan adalah keberadaan sosok Nanik S Deyang yang seolah-olah “menghilang” begitu saja segera setelah urusan di dalam ruangan selesai.
Berbeda dengan pejabat yang biasanya menyampaikan keterangan pers atau setidaknya terlihat jelas saat keluar dari lingkungan gedung KPK, Nanik sama sekali tidak terlihat menampakkan diri di hadapan awak media yang sudah menunggu. Ia dikabarkan keluar melalui jalur yang tidak terlihat umum atau pintu khusus, sehingga keberadaannya seketika lenyap tanpa memberikan satu pun pernyataan kepada wartawan maupun masyarakat luas mengenai apa yang sebenarnya dibahas dalam pertemuan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait materi pembahasan pertemuan yang berlangsung tertutup itu, maupun alasan di balik sikap menghindar yang diambil oleh Ketua BGN tersebut. Kejadian ini pun memicu berbagai tanya besar di kalangan publik, yang bertanya-tanya apakah kunjungan ini berkaitan dengan pemeriksaan, laporan, atau urusan lain yang menyangkut lembaga yang dipimpinnya.
Penulis: Marfana
Editor: Marfana







