DELI SERDANG,- Kabarnegri.id – 27 Juni 2026 – Peristiwa mengerikan terjadi pada Sabtu pagi ini saat api besar melalap habis bangunan gudang milik usaha pembuatan sepatu Yumeida. Lokasi kejadian berada di Jalan Pendidikan, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kobaran api yang sangat besar menjulang tinggi ke angkasa, disertai kepulan asap pekat berwarna hitam kelam yang terlihat hingga jarak berkilometer dari titik kejadian, menandakan betapa dahsyatnya kekuatan api yang melahap segala isi bangunan.
Nyala api melebar dengan sangat cepat dan ganas, menjalar ke seluruh bagian bangunan tanpa terhalang. Dinding‑dinding penyangga gudang yang terbuat dari kayu dan papan lapuk perlahan tidak lagi mampu menahan panas yang luar biasa hebat, hingga akhirnya sebagian besar struktur bangunan runtuh seketika ke tanah. Suara gemuruh runtuhan terdengar nyata, disusul ledakan‑ledakan kecil sesekali diduga berasal dari bahan kimia atau perekat yang tersimpan di dalamnya.
Begitu menerima laporan warga, tim Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera bergegas menuju lokasi dengan membawa perlengkapan lengkap dan tangki air cadangan. Sesampainya di tempat, para petugas langsung bergerak sigap menyusun strategi penanganan. Warga sekitar yang merasa terancam api akan menjalar ke rumah‑rumah warga pun ikut berbondong‑bondong membantu, membawa selang air sederhana dan ember guna mempercepat proses pengendalian.
Penyemprotan air diarahkan dari segala penjuru mulai sisi depan, kedua sisi samping kiri dan kanan, hingga celah‑celah bangunan yang masih berdiri dengan harapan dapat memutus penyebaran api. Namun tantangan cukup berat dihadapi tim pemadam: di dalam gudang tersimpan tumpukan bahan baku sepatu berupa kain, karet, lem, kertas, serta bahan kimia lain yang sifatnya sangat mudah terbakar dan justru menjadi bahan bakar tambahan yang membuat api semakin berkobar hebat. Air yang disemprotkan seolah tak berdaya diserap panasnya api, sehingga penurunan intensitas kebakaran berjalan sangat lambat dan sulit dikendalikan sepenuhnya.
Hingga berita ini disusun, para petugas masih terus bekerja keras bergantian memompa air, sementara warga tetap siaga mengamankan lingkungan sekitar. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun perkiraan kerugian materi yang diderita pemilik usaha. Pihak berwenang berjanji akan menelusuri akar masalah setelah api benar‑benar padam dan lokasi dinyatakan aman untuk diperiksa.
Penulis: Ucok N
Editor: Marfana







