Bandar Lampung – Kabarnegri.id – Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap 12 pejabat strategis di lingkungan Polda Lampung. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan regenerasi kepemimpinan, yang digelar di Mapolda Lampung, Senin (3/8/2026).
Mutasi tersebut mencakup empat Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung dan delapan Kapolres jajaran. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada jajaran PJU, jabatan Kepala Biro Logistik (Karo Log) Polda Lampung diserahterimakan dari Kombes Pol Supriadi kepada Kombes Pol Atot Irawan.
Jabatan Direktur Samapta kini diemban Kombes Pol Prayudha Widiatmoko menggantikan Kombes Pol Bramono Purnomo. Sementara jabatan Direktur Polairud diserahterimakan dari Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan kepada Kombes Pol Erick Sartani Marbun.
Untuk jabatan Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) kini dijabat AKBP Tri Hendro Prasetyo menggantikan AKBP Fenza.
Di tingkat kewilayahan, Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar resmi menjabat sebagai Kapolresta Bandar Lampung menggantikan Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay.
Rotasi selanjutnya, Kapolres Lampung Selatan kini dijabat AKBP Deddy Kurniawan menggantikan AKBP Toni Kasmiri. AKBP Raswidiati Anggraini dipercaya menjabat Kapolres Lampung Utara menggantikan AKBP Deddy Kurniawan.
Untuk Polres Lampung Timur, jabatan Kapolres kini diemban AKBP Yuliansyah menggantikan AKBP Heti Patmawati. Selanjutnya AKBP Adri Bhirawasto menggantikan AKBP Yuliansyah sebagai Kapolres Tulang Bawang.
Perubahan kepemimpinan juga terjadi di Polres Way Kanan dari AKBP Didik Kurnianto kepada AKBP Ramadhona, Polres Pringsewu dari AKBP Mochammad Yunnus Saputra kepada AKBP Dadi Perdana Putra, serta Polres Tulang Bawang Barat dari AKBP Sendi Antoni kepada AKBP Himmawan Setiawan.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, mutasi dan sertijab merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilakukan Polri.
“Mutasi dan serah terima jabatan merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilakukan guna menjaga dinamika organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Yuni, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, pergantian pejabat merupakan hal yang alamiah dalam tubuh Polri. Ia berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan memperkuat sinergi.
“Melalui penyegaran ini diharapkan setiap pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat sinergi internal maupun eksternal, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Yuni menambahkan, kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu memperkuat tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sesuai implementasi Polri Presisi.
Penulis : Sugianto
Editor : Marfana







