TULANG BAWANG, KABARNEGRI.ID – Kisah pilu dialami Mbah Sarmi, warga lanjut usia yang hidup sebatang kara di Kampung Katung, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.
Sehari-hari Mbah Sarmi menggantungkan hidup dengan berjualan kecil-kecilan di rumahnya, mulai dari rokok, bensin eceran, talas, mie instan, kopi, hingga gula.
Namun, warung kecil yang menjadi sumber penghidupannya itu dibobol maling. Saat hendak membuka warung, Mbah Sarmi terkejut melihat etalase rokok kosong, bensin 2 botol hilang, talas satu keranjang raib, serta kopi, gula, telur dan mie instan lenyap. Kerugian ditaksir mencapai Rp 3 juta.
Peristiwa itu terjadi 2 hari lalu, dan Mbah Sarmi kemudian meminta bantuan warga untuk mencari pelaku.
Menurut saksi yang akrab disapa Abang Gondrong, kejadian bermula saat Mbah Sarmi melapor bahwa warungnya kemalingan pada malam hari.
“Barang yang diambil antara lain rokok, satu keranjang talas, mie instan, telur, gula, dan kopi. Melihat barang yang diambil, saya langsung menduga pelakunya tidak jauh dari lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Dugaan itu menguat karena sebelumnya orang yang sama juga pernah mengambil empat botol minyak tanah dan bensin, yang saat itu masih dimaklumi warga.
Setelah menerima laporan, warga melakukan pencarian selama dua hari. Pada Jumat malam, 24 Juli 2026, sekitar pukul 20.30 WIB, salah satu pelaku berinisial Hendra berhasil ditemukan.
H yang merupakan warga Kampung Katung sempat bersembunyi di area persawahan. Keberadaannya tercium oleh seorang anak kecil yang kemudian memberitahu ayahnya. Warga yang geram sempat akan menghakimi pelaku.
Beruntung, seorang warga menghubungi Kapolsek Dente Teladas melalui WhatsApp. Kapolsek Dente Teladas, IPDA Nurkholik, S.H., bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel langsung meluncur ke TKP. Saat itu ratusan warga sudah berkumpul di balai kampung. Dengan kesigapan petugas, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Dente Teladas untuk pengembangan.
“Tidak ada celah sedikit pun bagi pelaku kriminal kecil maupun besar di wilayah hukum kami bertugas. Akan kami berantas habis hingga ke akar-akarnya,” tegas Kapolsek Dente Teladas, IPDA Nurkholik, S.H.
Pelaku Kedua Ditangkap
Tak berhenti di situ, Tim Reskrim Polsek Dente Teladas berkoordinasi dengan aparatur kampung untuk memburu dua pelaku lainnya, yakni A dan Y.
Selang beberapa jam, pada Sabtu dini hari, 25 Juli 2026 pukul 01.34 WIB, pelaku kedua berinisial Asep berhasil ditangkap di rumahnya.
Saat penangkapan, A sempat mengelak dan berulang kali mengatakan tidak mengenal Hendra serta tidak pernah mencuri. Namun dari kejelian Kapolsek dan Kanit Reskrim serta pencocokan dengan rekaman CCTV yang sempat viral di Facebook, ciri-ciri pelaku identik.
A kemudian dibawa ke Mapolsek Dente Teladas untuk pengembangan kasus lainnya. Sementara satu pelaku lainnya, Yuda, masih dalam pengejaran petugas.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Dente Teladas.
Penulis : Marfana
Editor : Sumpeno







