TULANGBAWANG – Kabarnegri.id – Kamis, 23 Juli 2026 menjadi hari bersejarah bagi petani di Desa Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Setelah sekian lama menanti harga yang layak, senyum bangga dan syukur kini menyelimuti wajah para petani. Pasalnya, harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani resmi menembus Rp7.000 per kilogram.
Capaian ini disambut haru oleh Sugianto, yang akrab disapa Pak Ribut, perwakilan petani Desa Pasiran Jaya. Baginya, angka tersebut bukan sekadar nilai jual, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras petani dalam merawat tanaman hingga masa panen.
“Alhamdulillah, ini benar-benar menjadi sejarah bagi Desa Pasiran Jaya. Kami merasa sangat bangga dan bersyukur. Selama ini kami berharap jerih payah kami dihargai dengan layak, dan hari ini harapan itu terwujud,” ujar Pak Ribut, Kamis (23/7/2026).
Ia menambahkan, kebahagiaan petani tidak lepas dari perhatian dan dukungan nyata dari Kementerian Pertanian yang dinilai proaktif menjaga stabilitas harga gabah nasional.
Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan petani di lapangan, sehingga kesejahteraan petani di tingkat bawah semakin terjaga.
Para petani berharap pencapaian ini menjadi awal yang lebih baik bagi pertanian di Pasiran Jaya dan menjadi semangat baru untuk terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Penulis : Roni
Editor : Misbah







