KABUPATEN BEKASI, - Kabarnegri.id – Kembali terjadi peristiwa kejahatan jalanan yang diduga berupa aksi pembegalan di wilayah Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Kejadian berlangsung pada Selasa malam, 30 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, di Kampung Kalendoroak, persisnya di kawasan sekitar Sasak Ida dan sepanjang jalan Pertamina yang permukaannya diketahui rusak, berlubang, serta minim penerangan.
Korban yang menjadi sasaran perbuatan tersebut diketahui berdomisili di lingkungan Kampung Pisangan. Dalam peristiwa ini, sepeda motor yang dikendarai korban dilaporkan hilang dan diduga telah dikuasai lalu dibawa lari oleh pelaku kejahatan. Pasca‑kejadian, korban langsung dibawa ke Kantor Kepolisian Sektor Pebayuran guna memberikan keterangan lengkap serta mendetail mengenai urutan kejadian sebagai langkah awal proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, terlihat jelas bahwa pelaku sempat menguasai kendaraan milik korban sebelum akhirnya melarikan diri meninggalkan tempat kejadian. Belum diketahui berapa jumlah pelaku, ciri fisik, maupun cara mereka melancarkan aksinya. Kondisi jalan yang rusak dan sepi serta kurangnya pencahayaan umum di lokasi kejadian diduga menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku untuk beraksi.
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih terus menelusuri dan mengumpulkan berbagai keterangan, baik dari korban maupun saksi mata yang melihat kejadian, guna melengkapi fakta‑fakta kasus. Pihak berwenang juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas pelaku, barang bukti yang diperoleh, maupun latar belakang atau motif terjadinya perampasan kendaraan tersebut.
Merespons kejadian ini, warga masyarakat khususnya yang sering melintas di jalur tersebut maupun wilayah sekitar Kecamatan Pebayuran sangat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan diri. Disarankan agar menghindari perjalanan sendirian pada larut malam melalui jalan yang sepi, rusak, atau gelap. Apabila terpaksa harus melintas, sebaiknya bergerak berkelompok atau tetap waspada mengamati sekeliling. Siapa pun warga yang memiliki petunjuk, informasi, atau melihat gerak‑gerik mencurigakan diharapkan segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Penulis: Supandi
Editor: Marfana







