Jakarta Utara – Kabarnegri.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama jajaran Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Operasi penindakan tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan terhadap salah satu bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Kampung Bahari.
Penggerebekan yang berlangsung di kawasan padat penduduk tersebut tidak berjalan mulus. Petugas justru mendapat perlawanan dari para loyalis bandar narkoba yang berusaha menghalangi pelaksanaan tugas. Para pelaku yang diduga membela jaringan narkoba tersebut diketahui menembaki petugas dengan menggunakan mercon dan petasan. Menghadapi perlawanan yang mengancam keselamatan, pihak kepolisian terpaksa melepaskan tembakan gas air mata guna membubarkan kerumunan dan mengamankan lokasi.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat jelas personel gabungan BNN dan Brimob berjaga-jaga dalam formasi siaga. Seluruh personel tampak berseragam lengkap dilengkapi rompi anti peluru dan helm pelindung, siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan. Suasana sempat tegang di tengah kepungan gang sempit yang menjadi basis operasi jaringan narkoba tersebut.
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Operasi bermula dari upaya pengejaran terhadap seorang bandar narkoba berinisial MR yang berdomisili dan beroperasi di kawasan Kampung Bahari.
Hasil Penggerebekan: Barang Bukti Bernilai Fantastis Diamankan
Meski sempat mendapat perlawanan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang sangat besar nilainya. Berikut rincian hasil penyitaan:
– Sekitar 89 kilogram sabu-sabu
– 91 gram ganja
– 159 butir ekstasi
– Uang tunai sebesar Rp 1,4 miliar
– Belasan unit senjata api dan senjata airsoft gun
– Sejumlah kendaraan mewah
Selain barang bukti narkotika dan aset, petugas juga berhasil mengamankan 9 orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi penyerangan dan penghalangan terhadap petugas saat penggerebekan berlangsung.
Penggerebekan ini kembali menegaskan keseriusan negara dalam memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus membongkar benteng-benteng pertahanan bandar narkoba yang selama ini dianggap kebal dari penindakan. Masyarakat pun berharap operasi ini berlanjut hingga tuntas dan seluruh jaringan yang melindungi peredaran narkoba di wilayah tersebut dapat dibongkar sepenuhnya.
Penulis : Victor GS
Editor : Marfana







