PEKALONGAN – Kabarnegri.id – Sebuah peristiwa yang mencekam sekaligus menyayat hati berhasil dicegah berkat kepedulian dan kecepatan reaksi warga serta aparat kepolisian. Seorang perempuan diduga berniat mengakhiri hidupnya di Jembatan Surobayan, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada hari Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, namun berhasil diselamatkan sebelum sempat terlambat.
Perempuan tersebut berinisial K (44 tahun), warga Desa Rengas, Kecamatan Kedungwuni. Ia berhasil diamankan dan ditarik menjauh dari bibir jembatan tepat pada waktunya, sebelum sempat melompat ke bawah.
Peristiwa bermula saat Rohadi, seorang juru parkir yang bertugas di sekitar lokasi, melihat keberadaan korban yang berdiri di tepi jembatan dengan gerak-gerik yang terlihat mencurigakan dan mengundang kekhawatiran. Merasa situasi tersebut berbahaya, ia segera meminta bantuan kepada warga lain yang ada di tempat itu, yaitu Fada.
Tanpa membuang waktu dan tanpa berpikir panjang, Fada seketika berlari mendekati korban. Dengan sigap ia berhasil menarik korban menjauh dari bibir jembatan yang rawan itu. Tindakan berani dan cepat itulah yang diduga kuat menggagalkan niat korban yang berpotensi merenggut nyawa.
Tak lama setelah berhasil diamankan dari bahaya, kondisi korban tiba-tiba melemah hingga jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri. Personel Polsek Kedungwuni yang segera tiba di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan pertama, lalu mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Islam (RSI) Pekajangan agar mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Selain memastikan keselamatan korban, petugas juga melakukan olah tempat kejadian, meminta keterangan secara rinci kepada para saksi mata, serta berkoordinasi erat dengan Kepala Desa Rengas guna memastikan identitas lengkap serta latar belakang kondisi korban.
Berdasarkan hasil koordinasi dan keterangan yang diperoleh, terungkap bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis yang berat. Ia sangat terpukul setelah ditinggal menikah oleh suaminya. Peristiwa menyedihkan itu membuat kondisi mentalnya terganggu, sering mengalami stres berat, dan diketahui beberapa kali keluar rumah pada malam hari bersama anaknya tanpa tujuan yang jelas.
Kapolsek Kedungwuni, Iptu Amin, S.H., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa dan bertindak sigap. Berkat gerak cepat mereka, nyawa seseorang dapat terselamatkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah sigap membantu menyelamatkan korban. Polsek Kedungwuni juga langsung melakukan penanganan dengan mengevakuasi korban ke rumah sakit, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak keluarga,” ujar Iptu Amin.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan serta pemulihan kondisi di RSI Pekajangan.
Penulis: Marfana
Editor: Eko A







