BATAM, Kabarnegri.id – Sebuah video dengan narasi “begal ketangkap di Batam” viral di media sosial. Namun narasi tersebut dipastikan tidak benar.
Berdasarkan penelusuran media ini, peristiwa yang terjadi pada Minggu malam, 12 Juli 2026 di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota itu bukanlah aksi pembegalan.
Kejadian bermula saat korban mengetahui sepeda motornya yang sebelumnya dilaporkan hilang, justru ditawarkan pelaku melalui media sosial.
Mengetahui hal tersebut, korban kemudian berinisiatif mengajak penjual yang diduga pelaku untuk melakukan pertemuan dengan modus Cash on Delivery (COD).
Saat pertemuan berlangsung, terjadi cekcok mulut antara korban selaku pemilik sah motor dengan penjual. Pertengkaran tersebut berujung perkelahian fisik.
Dalam perkelahian itu, korban mengalami luka tusuk dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara terduga pelaku yang sempat diamankan warga juga dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya memburuk usai kejadian.
Kapolsek Batam Kota melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto menegaskan peristiwa tersebut bukan kasus begal.
“Bukan begal itu. Jadi penganiayaan. Awalnya karena COD motor,” kata Rahmat kepada awak media, Selasa (14/7/2026).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri asal-usul sepeda motor yang dibawa oleh terduga pelaku tersebut.
Penulis: Endro
Editor: Marfana







