JAKARTA – Kabarnegri.id – Fakta mengejutkan terus terungkap dari penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama jajaran Polda Metro Jaya di kafe de’Clan Signature, yang berlokasi di Jalan Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan. Di balik lokasi usaha tersebut, ternyata tersimpan rapi sebuah ruang rahasia yang menyembunyikan brankas berlapis berisi harta kekayaan luar biasa besar. Total nilai simpanan yang ditemukan di dalamnya diperkirakan mencapai sekitar Rp 60 miliar, yang terdiri dari uang tunai dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD), Dolar Singapura (SGD), dan Rupiah.
Rincian bagaimana harta senilai ratusan miliar itu disembunyikan diungkapkan oleh F, salah satu saksi yang diminta penyidik hadir dan masuk ke dalam restoran sebagai saksi pendamping selama proses penggeledahan berlangsung.
Menurut penuturan F kepada wartawan di lokasi pada Kamis, 9 Juli 2026, brankas tersebut tidak diletakkan di tempat yang mudah dilihat, melainkan disembunyikan secara sangat rapi di ruangan yang diberi label “Area Khusus Staf”.
“Di ruangan pintu kedua pokoknya. Di belakang buffet (lemari). Jadi buffet-nya dibuka, ada pintu lagi. Nah, itu dibongkar. Kondisi brankas diumpetin,” jelas F menceritakan bagaimana lokasi rahasia itu akhirnya terungkap.
Setelah berhasil menembus pintu rahasia yang tersembunyi di balik lemari dapur tersebut, barulah penyidik menemukan sebuah brankas utama yang berukuran cukup besar dan kokoh berdiri di ruangan tersembunyi itu.
Kendati sudah menemukan lokasi brankas tersebut, penyidik menghadapi kendala karena tidak mengetahui kode kombinasi maupun tidak memiliki kunci pembukanya. Akhirnya polisi tidak bisa membukanya dengan cara biasa, sehingga harus mendatangkan bantuan seorang ahli kunci untuk membongkar brankas besar tersebut secara paksa.
“Enggak tahu (kode brankasnya). Dibongkar, jadi bukan dibuka pakai kunci. Jadi polisi sudah bawa tukang (ahli kunci) buat bongkar brankas,” ungkap F.
Namun kejutan belum berakhir. Begitu brankas utama yang besar itu berhasil dijebol dan dibuka, penyidik menemukan sistem keamanan yang sengaja dibuat berlapis-lapis. Di dalam brankas besar itu ternyata masih tersimpan dua unit brankas lagi yang ukurannya lebih kecil.
“Di dalam brankas ada brankas lagi. Dua brankas kecil. Jadi brankas gede, di dalamnya brankas kecil. Ada dua, keamanannya ganda,” terang F.
Susunan berlapis ini diduga sengaja dirancang sedemikian rupa agar harta berupa uang miliaran rupiah yang disimpan di dalamnya tidak mudah diketahui maupun ditemukan oleh orang luar yang tidak berkepentingan.
Setelah seluruh lapisan keamanan brankas akhirnya berhasil dibongkar satu per satu, terungkaplah isinya yang sangat menggiurkan. Penyidik menemukan tumpukan uang tunai yang tebal dalam berbagai mata uang: Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, serta uang Rupiah.
Selain uang tunai, F juga menyebutkan adanya temuan benda berharga lainnya. “Ada barang-barang lagi juga yang lain, kayaknya emas,” ujarnya. Seluruh harta yang ditemukan itu langsung dipindahkan dan dimasukkan ke dalam koper-koper yang telah disiapkan aparat kepolisian.
“Brankas sama duit dibawa. Duit ada di koper, ada pecahan Dolar sama Rupiah. Jumlahnya enggak tahu saya,” tambah F. Selanjutnya, seluruh barang bukti berupa brankas beserta isinya itu langsung diamankan dan dibawa ke Markas Polda Metro Jaya untuk dicatat, dihitung nilainya, dan dijadikan barang bukti dalam perkara yang sedang diselidiki.
(Red)







