Pertamina Turunkan Harga Berbagai Jenis BBM Nonsubsidi Mulai 1 Juli 2026: Ini Rincian dan Penjelasannya

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Turunkan Harga Berbagai Jenis BBM Nonsubsidi Mulai 1 Juli 2026: Ini Rincian dan Penjelasannya

JAKARTA, - Kabarnegri.id – 1 Juli 2026 – PT Pertamina Patra Niaga secara resmi mengumumkan penyesuaian harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) golongan nonsubsidi yang berlaku efektif mulai hari ini, Rabu, 1 Juli 2026. Perubahan tarif ini dilakukan menyusul pergerakan harga minyak mentah di pasar internasional serta hasil evaluasi berkala yang mempertimbangkan kondisi keuangan negara dan kemampuan daya beli masyarakat saat ini.

Penurunan harga menyasar tiga jenis bahan bakar unggulan, yaitu Pertamax Turbo (nilai oktan 98), Pertamina Dex (nilai setana 53), dan Dexlite (nilai setana 51). Sementara itu, dua produk lainnya yakni Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap diberlakukan sama seperti penetapan tanggal 10 Juni 2026 lalu. Harga bahan bakar bersubsidi pun dipastikan tidak mengalami perubahan apa pun.

Advertisements
Beli 1 gratis 1

Rincian Penurunan Harga Per Liter

Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan melalui laman perusahaan:

Advertisements
Jaket Murah Kekinian
  • Pertamax Turbo: turun sebesar Rp1.450, dari semula Rp20.750 menjadi Rp19.300;
  • Pertamina Dex: mengalami penurunan terbesar mencapai Rp3.650, dari harga Rp24.800 menjadi Rp21.150;
  • Dexlite: dikurangi sebesar Rp3.300, dari harga Rp23.000 menjadi Rp19.700.

Sementara harga yang tetap berlaku:

  • Pertamax: tetap di angka Rp16.250 per liter;
  • Pertamax Green 95: tetap Rp17.000 per liter;
  • Pertalite (Subsidi): tetap Rp10.000 per liter;
  • Bio Solar (Subsidi): tetap Rp6.800 per liter.

Mengapa Harga Disesuaikan?

Advertisements
Beli 1 Gratis 1

Menanggapi perubahan ini, Wakil Kepala Bagian Komunikasi Korporasi Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penentuan harga bahan bakar nonsubsidi senantiasa mengikuti mekanisme pasar dan pergerakan harga minyak dunia, serta telah diselaraskan dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan berkoordinasi erat dengan pihak pemerintah.

“Sesuai pemahaman kita bersama, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan berjalan sesuai aturan main yang ditetapkan. Langkah ini pun telah dibahas dan disepakati bersama pemerintah,” ungkap Kitty dalam keterangan resminya hari ini.

Baca Juga:  Jalan Sehat Haji Jalal di Tambun Utara Meriah, 500 Warga Ikut Ramaikan UMKM Lokal

Ia menambahkan bahwa penurunan harga bukan berarti menurunkan standar kualitas. “Selain menawarkan harga yang kini makin bersaing, kami tetap menjamin setiap produk memenuhi standar mutu tinggi agar pengguna merasakan manfaat nyata: kinerja mesin lebih baik, pembakaran lebih sempurna, serta pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien,” tegasnya.

Pandangan Pemerintah: Keadilan dalam Penyesuaian

Sebelum keputusan ini diumumkan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, sempat menanggapi rencana penyesuaian harga ini saat ditemui di lingkungan Gedung DPR RI pada Senin lalu, 29 Juni 2026. Saat itu ia meminta masyarakat bersabar menunggu keputusan resmi.

“Kita lihat saja nanti hasil akhirnya,” ujarnya singkat namun tegas.

Menteri Bahlil juga mengingatkan agar penilaian publik terhadap kebijakan ini dilakukan secara seimbang dan adil. Ia menyoroti bahwa saat harga minyak dunia melonjak naik beberapa bulan belakangan ini, pemerintah justru menahan diri agar harga dalam negeri tidak ikut naik.

“Masyarakat perlu melihat keseluruhan gambaran: sewaktu harga minyak sedang tinggi selama dua hingga hampir tiga bulan lamanya kami sama sekali tidak menaikkan harga jualnya. Nah, baru sebentar harganya bergerak turun, sudah banyak yang bertanya kapan diturunkan. Di masa sebelumnya, saat kami menahan kenaikan, tidak banyak pertanyaan serupa yang muncul. Mari kita pandang kebijakan ini secara adil dan menyeluruh,” tambahnya sebelum meninggalkan lokasi wawancara.

Dengan penurunan harga ini, diharapkan beban pengeluaran masyarakat pengguna kendaraan bermotor dapat sedikit berkurang, sekaligus menjaga kelancaran pasokan dan ketersediaan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Penulis: Roni

Editor: Marfana

Follow WhatsApp Channel kabarnegri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pecah Tawa di HUT RI ke-81 Polda Lampung, Kombes Fenza Joget Balon hingga Nyanyi Lagu Iwan Fals Bareng Wartawan
Keluarga Besar Polsek Dente Teladas Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81
Meriahkan HUT ke-81 RI, Pasukan Ojek Gabah Pasiran Jaya Curi Perhatian di Pawai Dente Teladas
Semangat Kemerdekaan Membara di Perumahan Mega Regency, Warga RW 013 Gelar Karnaval dan Pawai Meriah
Upacara HUT RI Ke-81 di Kecamatan Dente Teladas Berlangsung Khidmat dan Kondusif 
Semarak HUT RI ke-81, Desa Pasiran Jaya Gelar Upacara Khidmat Meriahkan dengan Karnaval, Lomba Gapura hingga Mancing Mania
Kreatif! Pemuda Kompak 2 Adiwerna Tegal Rayakan HUT RI ke-81 dengan Lomba Berhadiah Utama Sepeda Listrik
Semarak HUT RI ke-81, PT Duta Mega Cemerlang Gelar Turnamen Sepak Bola U-9 dan U-12
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:43 WIB

Pecah Tawa di HUT RI ke-81 Polda Lampung, Kombes Fenza Joget Balon hingga Nyanyi Lagu Iwan Fals Bareng Wartawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Keluarga Besar Polsek Dente Teladas Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pasukan Ojek Gabah Pasiran Jaya Curi Perhatian di Pawai Dente Teladas

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Perumahan Mega Regency, Warga RW 013 Gelar Karnaval dan Pawai Meriah

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Upacara HUT RI Ke-81 di Kecamatan Dente Teladas Berlangsung Khidmat dan Kondusif 

Berita Terbaru