MALUKU TENGGARA, – Kabarnegri.id – 22 Juni 2026 – Sebuah peristiwa haru sekaligus mengenaskan terjadi di Pantai Nirun Elaar, wilayah Ngursoin, Kabupaten Maluku Tenggara. Dua orang aparat keamanan, yaitu Briptu Nanda Tutupoho dari Kepolisian dan Serda Rangga S. dari TNI Angkatan Darat, gugur saat melakukan aksi penyelamatan terhadap seorang pelajar yang terseret arus laut dan terancam tenggelam. Meskipun harus mengorbankan nyawa, keberanian mereka membuahkan hasil: pelajar tersebut berhasil diselamatkan dan dibawa ke tempat aman.
Kejadian bermula ketika pelajar tersebut sedang berada di kawasan pantai, kemudian tiba‑tiba terseret arus laut yang cukup kuat serta dihantam ombak yang sedang tinggi. Mendengar teriakan minta tolong, Briptu Nanda dan Serda Rangga yang kebetulan berada di lokasi segera bertindak tanpa ragu. Keduanya langsung menerjang ke tengah lautan untuk mendekati korban, meskipun menyadari kondisi alam yang sangat berbahaya.
Dalam perjuangan yang berat melawan arus dan ombak yang terus mendesak, mereka berhasil mendekati pelajar dan membawanya menjauh dari bagian tengah laut. Namun, saat berusaha kembali ke tepi pantai, tenaga keduanya semakin berkurang diterpa arus yang terus bergerak deras. Meskipun sempat dibantu oleh warga lain yang turun membantu, kedua aparat tidak mampu lagi melawan kuatnya arus dan akhirnya terbawa hanyut.
Usaha pencarian segera dilakukan oleh tim gabungan dan warga sekitar. Beberapa jam kemudian, jasad Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga S. berhasil ditemukan dan dibawa ke daratan. Kabar gugurnya keduanya menyebar dengan cepat, mendatangkan rasa duka yang mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta seluruh masyarakat setempat.
Mereka bukan gugur di medan perang atau dalam pertempuran melawan musuh, melainkan saat menjalankan panggilan kemanusiaan yang paling mulia. Keduanya rela mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan nyawa orang lain, membuktikan bahwa semangat pengabdian dan nilai kemanusiaan tidak mengenal batas tugas, waktu, maupun tempat.
“Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa TNI dan Polri senantiasa mengabdikan jiwa dan raga demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat, bahkan sampai titik darah penghabisan,” ujar salah satu pejabat setempat saat memberikan keterangan.
Keberanian dan pengorbanan yang ditunjukkan Briptu Nanda dan Serda Rangga menjadi teladan yang tak ternilai. Mereka menunjukkan bahwa di tengah segala risiko, pertolongan terhadap sesama tetap menjadi prioritas utama. Meskipun meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan, jasa mereka akan selalu dikenang sebagai bukti nyata pengabdian yang tulus.
Selamat jalan, para pahlawan kemanusiaan. Terima kasih atas segala pengorbanan, keberanian, dan ketulusan hati yang telah kau berikan. Jasamu tidak akan pernah dilupakan oleh bangsa dan masyarakat yang kau lindungi.







