KAPOLSEK DENTETELADAS HADIRI HUT PSHT, SAMPAIKAN ASAL MUASAL DAN FILOSOFI PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAPOLSEK DENTETELADAS HADIRI HUT PSHT, SAMPAIKAN ASAL MUASAL DAN FILOSOFI PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE

TULANG BAWANG, – Kabarnegri.id – 22 Juni 2026 – Kepala Kepolisian Sektor Denteteladas, IPDA Nurkholik S.H., menghadiri peringatan hari ulang tahun Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Denteteladas. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek tidak hanya menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga menjelaskan secara lengkap asal muasal, sejarah, serta nilai‑nilai luhur yang terkandung dalam organisasi perguruan silat terbesar di Indonesia tersebut.

Kapolsek IPDA Nurkholik S.H. menyampaikan bahwa kehadirannya dalam acara ini merupakan wujud nyata hubungan harmonis antara Polri dan elemen masyarakat, termasuk organisasi pencak silat yang telah lama tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh anggota yang hadir untuk memahami akar sejarah PSHT secara utuh, agar dapat mengamalkan ajarannya dengan benar, bertanggung jawab, dan tidak menyimpang dari tujuan pendiriannya.

Advertisements
Beli 1 gratis 1

Awal Mula Berdiri Tahun 1903
PSHT bermula pada tahun 1903 di Madiun, Jawa Timur, didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Pada masa itu, organisasi ini masih bernama Setia Hati Pemuda. Tujuan awal pendiriannya adalah mengumpulkan para pemuda pribumi agar tidak lemah secara fisik maupun mental, serta membekali mereka dengan kemampuan bela diri untuk menjaga diri di tengah situasi sulit dan tekanan pada masa penjajahan Belanda.

Resmi Menjadi PSHT pada 2 September 1922
Perkembangan lebih lanjut terjadi pada tanggal 2 September 1922, tepatnya di Desa Pilangbango, Madiun. Pada saat itu, nama organisasi secara resmi diubah menjadi Setia Hati Terate. Kata “Terate” diambil dari nama bunga teratai, yang kemudian dipilih sebagai lambang penting yang mengandung makna mendalam dalam ajaran organisasi ini.

Advertisements
Jaket Murah Kekinian

Filosofi Nama dan Lambang
Kapolsek menjelaskan makna mendalam dari setiap unsur yang ada dalam identitas PSHT, agar dapat dipahami dan dihayati oleh seluruh anggotanya:

  • Setia Hati: Berarti setia pada hati nurani, mengajarkan sikap jujur, tidak berbuat zalim, dan tidak bertindak sewenang‑wenang terhadap orang lain.
  • Terate atau Bunga Teratai: Melambangkan kesucian dan ketangguhan. Bunga ini tumbuh dari lumpur yang keruh, namun mampu mekar dengan keindahan dan kebersihan. Hal ini mengajarkan bahwa manusia harus tetap menjaga akhlak dan budi pekerti yang luhur meskipun hidup dalam lingkungan yang penuh tantangan dan keterbatasan.
  • Warna Hitam: Melambangkan keteguhan hati, kekuatan batin, serta ketabahan dalam menjalani kehidupan dan memegang prinsip kebenaran.
  • Lingkaran: Melambangkan persaudaraan yang utuh, menyeluruh, dan tidak mengenal batas suku, agama, golongan, maupun status sosial.
Baca Juga:  KEBERHASILAN LUAR BIASA POLRES LAMPUNG UTARA: DUA PELAKU PEMBUNUHAN DALAM WAKTU KURANG DARI 8 JAM BERHASIL DITANGKAP

Tujuan Utama PSHT
Ia menegaskan bahwa PSHT didirikan bukan semata‑mata untuk melahirkan orang yang pandai berkelahi. Ki Hadjar Hardjo Oetomo merancang organisasi ini dengan tiga pilar utama yang saling melengkapi:

Advertisements
Beli 1 Gratis 1

1. Olahraga: Menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani agar tubuh tetap kuat dan bertenaga.
2. Bela Diri: Digunakan secara bijak hanya untuk melindungi diri sendiri, keluarga, serta membela kebenaran dan keadilan, bukan untuk menindas orang lain.
3. Kerohanian: Membentuk manusia yang berbudi luhur, memiliki kesadaran moral tinggi, dan selalu mengedepankan sikap santun dalam setiap tindakan.

Semboyan yang dipegang teguh oleh seluruh anggota adalah “Memayu Hayuning Bawana”, yang berarti berusaha memperindah, menyejahterakan, dan menjaga keharmonisan dunia beserta isinya.

Penyebaran dan Perkembangan
Dari pusat pendiriannya di Madiun, PSHT terus berkembang pesat dan menyebar luas ke seluruh wilayah Indonesia. Bahkan saat ini, organisasi ini telah hadir dan memiliki cabang di lebih dari 30 negara di dunia. Hal ini menjadikan PSHT sebagai salah satu perguruan silat dengan jumlah anggota terbanyak dan paling dikenal secara global.

“Jadi, PSHT lahir dari semangat mengangkat harkat dan martabat bangsa, sekaligus upaya mendidik karakter pemuda pada awal abad ke‑20. Ini bukan sekadar tempat belajar bela diri, melainkan juga bisa disebut sebagai ‘sekolah budi pekerti’ yang membentuk anggotanya menjadi pribadi yang tangguh secara fisik, namun tetap santun, rendah hati, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” tegas Kapolsek.

Di akhir sambutannya, Kapolsek berharap seluruh anggota PSHT di wilayah Denteteladas dapat terus menjaga nama baik organisasi, mengamalkan nilai‑nilai luhur yang diajarkan, serta berperan aktif dan konstruktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan lingkungan tempat tinggal masing‑masing.

Penulis: Marfana

Baca Juga:  Rayakan Kemerdekaan, Desa Tanjung Baru Siap Gelar Lomba Seru Selama Sebulan Penuh

Editor: Roni

Follow WhatsApp Channel kabarnegri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pecah Tawa di HUT RI ke-81 Polda Lampung, Kombes Fenza Joget Balon hingga Nyanyi Lagu Iwan Fals Bareng Wartawan
Keluarga Besar Polsek Dente Teladas Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81
Meriahkan HUT ke-81 RI, Pasukan Ojek Gabah Pasiran Jaya Curi Perhatian di Pawai Dente Teladas
Semangat Kemerdekaan Membara di Perumahan Mega Regency, Warga RW 013 Gelar Karnaval dan Pawai Meriah
Upacara HUT RI Ke-81 di Kecamatan Dente Teladas Berlangsung Khidmat dan Kondusif 
Semarak HUT RI ke-81, Desa Pasiran Jaya Gelar Upacara Khidmat Meriahkan dengan Karnaval, Lomba Gapura hingga Mancing Mania
Kreatif! Pemuda Kompak 2 Adiwerna Tegal Rayakan HUT RI ke-81 dengan Lomba Berhadiah Utama Sepeda Listrik
Semarak HUT RI ke-81, PT Duta Mega Cemerlang Gelar Turnamen Sepak Bola U-9 dan U-12

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:43 WIB

Pecah Tawa di HUT RI ke-81 Polda Lampung, Kombes Fenza Joget Balon hingga Nyanyi Lagu Iwan Fals Bareng Wartawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Keluarga Besar Polsek Dente Teladas Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pasukan Ojek Gabah Pasiran Jaya Curi Perhatian di Pawai Dente Teladas

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Perumahan Mega Regency, Warga RW 013 Gelar Karnaval dan Pawai Meriah

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Upacara HUT RI Ke-81 di Kecamatan Dente Teladas Berlangsung Khidmat dan Kondusif 

Berita Terbaru