TULANG BAWANG – Kabarnegri.id – Warga Desa Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, mengeluhkan mahalnya harga air bersih yang dijual di tingkat pengecer.
Jika sebelumnya harga masih terjangkau, kini harga air mentah per jerigen mencapai Rp4.500. Padahal, menurut informasi warga, penjual membeli air di depo hanya Rp15.000 per satu mobil dengan kapasitas sekitar 50 jerigen.
“Mahal sekali sekarang. Satu jerigen Rp4.500, padahal penjual belinya di depo cuma Rp15.000 per mobil isi 50 jerigen. Untungnya kebanyakan,” keluh salah satu warga, Rabu (5/8/2026).
Warga juga mempertanyakan alasan kenaikan harga yang dikaitkan dengan naiknya harga BBM jenis Pertamax. Setelah ditelusuri, mobil pengangkut air yang beroperasi di desa tersebut justru menggunakan BBM jenis Pertalite, bukan Pertamax.
“Ada apa dengan Desa Pasiran Jaya ini? Alasannya Pertamax naik, tapi mobilnya pakai Pertalite,” tambah warga lainnya.
Mahalnya harga air bersih ini sangat memberatkan warga, mengingat air bersih merupakan kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di musim kemarau.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penjual maupun aparatur Desa Pasiran Jaya terkait lonjakan harga tersebut.
Warga berharap pemerintah desa dan pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dapat turun tangan untuk mengawasi dan menstabilkan harga air bersih agar tidak semakin memberatkan masyarakat
Penulis : Supriyanto
Editor : Marfana







