BEKASI, KABARNEGRI.ID – Ketua RT 03/RW 07 Kelurahan Medan Satria, Patuyo Kaman, membantah keras narasi yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya melepaskan pelaku pencurian sepeda motor dan melakukan pemukulan terhadap korban wanita.
Patuyo menegaskan, saat keributan terjadi dirinya tidak berada di rumah. Kerumunan warga justru terjadi tepat di depan rumahnya.
“Pas sampai rumah saya sudah banyak orang. Saya coba ajak masuk ke dalam untuk menengahi, tapi korban menolak dan terus menangis,” ujar Patuyo saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, seseorang yang sempat diamankan warga bukan merupakan pelaku utama pencurian. Orang tersebut belakangan diketahui merupakan saksi yang mengenali terduga pelaku curanmor.
Situasi yang sempat memanas akhirnya berhasil dikendalikan setelah personel Polsek Medan Satria tiba di lokasi untuk mengamankan dan melakukan penanganan.
Dalam perkembangan terbaru, sepeda motor milik korban berhasil ditemukan. Kendaraan tersebut ditemukan di rumah mertua salah satu terduga pelaku setelah dilakukan pelacakan oleh tim kreator konten bersama warganet dan warga sekitar.
Meski motor telah kembali, korban melaporkan sejumlah barang berharga lainnya seperti ponsel dan dompet masih hilang.
Hingga kini, kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan dugaan penganiayaan tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman Polsek Medan Satria bersama Polres Metro Bekasi.
Penulis : Prihandoko
Editor : Marfana







