Patah Hati Rika, Ibu Muda di Bandung Barat Kecewa Melihat Anaknya Berlumuran Darah

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patah Hati Rika, Ibu Muda di Bandung Barat Kecewa Melihat Anaknya Berlumuran Darah

Bandung Barat – Kabarnegri.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali mengguncang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri di Kecamatan Cipongkor.

Advertisements
Beli 1 gratis 1

Peristiwa tersebut diduga dipicu karena korban menolak berpisah dari ibunya.

Kasus yang terjadi di Desa Cintaasih, Kecamatan Cipongkor, itu kini ditangani Satreskrim Polres Cimahi. Terduga pelaku berinisial D (Dayat) telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Advertisements
Jaket Murah Kekinian
Patah Hati Rika, Ibu Muda di Bandung Barat Kecewa Melihat Anaknya Berlumuran Darah
Patah Hati Rika, Ibu Muda di Bandung Barat Kecewa Melihat Anaknya Berlumuran Darah

Ibu korban, Rika (23), mengaku masih terpukul atas peristiwa yang menimpa anak semata wayangnya. Rika mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (26/7/2026).

“Itu anak saya satu-satunya. Kejadiannya hari Minggu lalu,” ujar Rika saat ditemui di kediamannya di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Sabtu (01/8/2026).

Advertisements
Beli 1 Gratis 1

Menurut Rika, meski dirinya telah berpisah dengan mantan suaminya, korban selama ini tinggal bersama ayahnya. Dugaan penganiayaan bermula ketika sang anak berada di rumah keluarga ibunya dan menolak kembali ke rumah ayahnya.

“Kita sudah pisah, cuma anak tinggal di sana. Waktu itu anak saya dibawa ke rumah mamah saya. Pas mau dibawa pulang lagi sama bapaknya, dia tidak mau pulang. Dipaksa, tapi tetap tidak mau,” tuturnya.

Tak lama setelah itu, berdasarkan keterangan saksi yang diterima Rika, korban diduga mengalami tindakan kekerasan fisik.

Rika menyebut anaknya mengalami pemukulan dan penjambakan hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Bahkan, hidung korban sempat mengeluarkan darah akibat pukulan yang diterimanya.

“Anak saya dipukul dan disiksa. Darah keluar dari hidung. Luka juga ada di pipi kanan-kiri dan paha kanan,” katanya dengan nada sedih.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait perlindungan anak, terutama dalam situasi pasca perceraian orang tua. Anak yang seharusnya mendapatkan rasa aman justru diduga menjadi korban konflik orang dewasa.

Baca Juga:  Siswa 14 Tahun Tewaskan Kakek-Nenek Lalu Beraksi di Sekolah, Sedikitnya 8 Orang Tewas

Beruntung, kondisi korban kini berangsur pulih. Rika mengatakan putranya sudah kembali beraktivitas seperti biasa dan mulai ceria meski masih dalam proses pemulihan.

“Alhamdulillah sekarang sudah ceria lagi. Kelihatannya baik-baik saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh Satreskrim Polres Cimahi pada Kamis (30/7/2026) sore.

Sebelum ditangkap, pelaku disebut sempat disembunyikan keluarganya dan diduga berusaha melarikan diri.

“Terduga pelaku sudah kami amankan juga,” kata Faruk saat dikonfirmasi.

Menurut Faruk, penyidik masih mendalami motif dugaan penganiayaan tersebut, termasuk alasan pelaku merekam aksi kekerasan yang kemudian beredar luas di media sosial.

“Saat ini masih diperiksa terkait motif dan keterangan lainnya. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” tandasnya.

Kasus dugaan penganiayaan anak di Cipongkor ini menjadi pengingat penting bahwa anak harus mendapat perlindungan penuh dari segala bentuk kekerasan.

Aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Abdullah

Editor : Marfana

Follow WhatsApp Channel kabarnegri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang
Realisasi Bantuan Revitalisasi APBN 2026 di SMP Pelita Way Kenanga Tubaba Capai 65 Persen
Kakorlantas Polri Tegaskan Tindak Tegas Personel Pelaku Pungli, Bisa Dicopot di Hari yang Sama
DPC PPWI Tulang Bawang Soroti Proyek Jalan 3 Gang, Diduga Ketebalan Tak Sesuai RAB
Harta Rp 81,12 Miliar, Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI
PT Central Pertiwi Bahari Gelar Gebyar Undian Berhadiah Pakan & Benur CP Prima 2026 di Tulang Bawang, Hadiah Utama Umroh Gratis
SPPG Pasiran Jaya 3 Tunjukkan Kepedulian Nyata, Rutin Santuni Anak Yatim Piatu
Balap Liar di Umbul 7 Pasiran Jaya Meresahkan, Seorang Warga Jadi Korban Tabrak

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Gebyar CP Prima 2026 di Bratasena Adiwarna Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Budidaya Udang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Realisasi Bantuan Revitalisasi APBN 2026 di SMP Pelita Way Kenanga Tubaba Capai 65 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Kakorlantas Polri Tegaskan Tindak Tegas Personel Pelaku Pungli, Bisa Dicopot di Hari yang Sama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:06 WIB

DPC PPWI Tulang Bawang Soroti Proyek Jalan 3 Gang, Diduga Ketebalan Tak Sesuai RAB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Harta Rp 81,12 Miliar, Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI

Berita Terbaru